Minggu, 29 Mei 2011

Home

Memasak memang susah-susah gampang, walaupun kelihatannya mudah tapi memasak juga memerlukan tips dan trik yang harus dipelajari. Untuk mendapatkan masakan yang nikmat dan rasa yang lezat tidak asal memasak begitu aja.
Memasak kelihatannya hal yang sepele, tapi sebenarnya memasak itu juga memerlukan ilmu. Banyak sekali ilmu-limu tentang masakan dan banyak juga buku-buku yang memuat tentang masakan dan resep masakan. Jadi bila ingin belajar memasak tak usah bingung dari mana kita harus belajar.
Belajar memasak bisa dari seseorang,  bisa dari buku dan juga bisa dari internet. Yang penting ada minat dan tau tentang teori memasak, jangan malas dan harus trampil, satu lagi mempraktekkan ilmu yang telah anda dapat.  Dengan tips tersebut insaallah anda akan bisa memasak dan menghasilkan masakan yang lezat.
Untuk mendapatkan masakan yang lezat kita harus tau bahan-bahan memasak dan bumbu-bumbu yang komplit serta menggunakan cara-cara memasak yang benar.
Untuk para ibu rumah tangga berikut ada tips untuk menyiasati masak sehari-hari yang terlalu banyak menghabiskan waktu  :
a.  Buah daftar menu  :
  1. Pergantian menu makanan setiap hari bis dipantau dengan jelas.
  2. Tidak membosankan.
  3. Pengeluaran untuk masak dapat dipantau dengan baik.
  4. Hemat waktu.
b.  Belanja kebutuhan untuk kurun waktu tertentu jadi hemat waktu dan hemat biaya.
c.  Siapkan makanan setengah jadi, misal ayam goreng yang bisa diungkep dalam kulkas.
d. Kemas bahan makanan dengan baik
Bahan makanan, baik yang mentah maupun yang sudah setengah jadi, sebelum disimpan dalam lemari pendingin sebaiknya dikemas terlebih dulu. Selain itu, ada baiknya pula, makanan dikemas dalam jumlah sesuai kebutuhan. Tujuan pengemasan ini adalah agar:
  1. Baunya tidak tercemar dan/atau mencemari makanan yang lain
  2. Makanan yang berbau tajam biasanya dengan mudah menularkan baunya ke makanan lain. Nah, tentu saja hal ini tidak akan menyenangkan. Siapa yang suka makan coklat beraroma petai?
  3. Tidak mudah rusak
  4. Pada umumnya, makanan yang disimpan di udara terbuka lebih mudah rusak dibandingkan dengan yang disimpan dalam kulkas. Hal tersebut disebabkan oleh bakteri pembusuk yang hidup dalam suhu ruangan. Bakteri ini sulit berkembang di suhu rendah. Oleh karenanya, penyimpanan dalam lemari pendingin merupakan pilihan yang baik.
  5. Tidak mudah dihinggapi kuman
  6. Seperti yang sudah dijelaskan di poin b, kuman/bakteri sulit berkembang di suhu rendah. Sehingga, kuman-kuman tersebut bisa dijinakkan untuk meneliti penyakit tertentu.
  7. Tidak mudah tercampur
  8. Antara bahan makanan yang sudah setengah jadi, mentah ataupun yang sudah matang tidak akan mudah tercampur jika dikemas dengan baik.
  9. Tidak mubazir saat mengeluarkan makanan
Ada teknik penyimpanan yang kurang benar, yaitu dengan menumpuk semua bahan menjadi satu tanpa ada pemilahan. Bahan makanan yang sering keluar masuk kulkas, nilai gizinya cenderung rusak. Oleh karena itu, sebaiknya saat mengemas bahan makanan di dalam kulkas, kemaslah berdasarkan jumlah kebutuhan. Misal: untuk satu kali memasak dibutuhkan 4 potong ayam, maka pada setiap kemasan berisi 4 potong ayam.
e. Perhatikan bahan yang tersisa di kulkas
Jangan pernah meninggalkan benda yang sudah dibeli dan disimpan dalam kulkas dalam waktu yang relatif lama. Pastikan mereka sudah benar-benar habis sebelum membeli yang baru
f.  Re-organize isi kulkas secara berkala
Jangan pernah lupa untuk memantau isi kulkas. Bersihkan dan pilah-pilah bahan berdasarkan kriteria tertentu. Karena biasanya, kita sering lupa terhadap barang-barang yang sudah dibeli. Pastikan tidak ada barang yang akan terbuang percuma. Peran tanggal kadaluwarsa juga penting.
g.  Jaga kebersihan
Pastikan semua alat dan bahan yang akan dan telah digunakan dalam keadaan bersih. Jangan biarkan ada alat kotor yang tertumpuk di tempat mencuci piring. Jangan pula membiarkan sampah bahan makanan terlalu lama di dapur. Kenapa? Karena kuman dan bakteri akan senang sekali hidup disana. Jangan lupa juga untuk menyimpan makanan yang sudah masak dengan baik hingga tidak mudah dihinggapi lalat atau serangga lainnya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar